IMG 20221114 WA0003 1

Proyek Pembangunan SMAN 1 Perhentian Raja Kabuoaten Kampar Terbengkalai, Diduga Mengalami Kecurangan Volume

Sorot

buserbhayangkara.com, Pekanbaru Riau 14 November 2022.- Pemuda LIRA Provinsi Riau menyayangkan, Proyek pembangunan gedung sekolah SMAN 1 perhentian raja, kab kampar, diduga kuat adanya indikasi korupusi.

Dana yang bersumber dari dinas pendidikan provinsi Riau yang dikucurkan miliaran rupiah, tetapi diduga kuat mengalami pengurangan volume, seharusnya bangunan ini bisa dipakai tahun 2022 akan tetapi kondisinya sangat memperhatinkan sekali karena banyak yang rusak parah padahal bangunan belum sama sekali di pakai.

Adapun yang dibangun ialah sesuai dengan investigasi TIM Pemuda LIRA Provinsi Riau dilapangan diperoleh data sebagai berikut:

Picsart 22 11 14 15 08 27 434

a. Kontruksi pembangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya, yang tendernya dimenangkan oleh salah satu CV yang berdomisili di Kab. Kampar dengan menelan anggaran sebesar lebih dari Rp. 183.000.000,00 (seratus delapan puluh tiga juta rupiah).
b. Konstruksi pembangunan ruang guru, yang tendernya dimenangkan oleh salah satu CVyang berdomisili di Kab. INHU yang menelan anggaran sebesar lebih dari Rp. 360.000.000,00 ( tiga ratus enam puluh juta rupiah).
c. Konstruksi pembangunan ruang laboratorium computer yang dimenangkan oleh salah satu CV yang berdomisili di Kota Pekanbaru yang menelan anggaran sebesar lebih dari Rp.181.000.000,00 ( seratus delapan puluh satu juta rupiah).
d. Konstruksi pembangunan laboratorium kimia yang tendernya dimenangkan oleh salah satu CV yang berdomisili di Kab.Kampar yang menelan anggaran sebesar lebih dari Rp. 331.000.000,00 (tiga ratus tiga puluh satu juta rupiah).
e. Konstruksi pembangunan ruang laboratorium biologi, yang tendernya dimenangkan oleh salah satu CV yang berdomisili di Kab. INHU yang menelan anggaran sebesar lebih dari Rp.302 .000.000,00 (tiga ratus dua juta rupiah).
f. Konstruksi pembangunan ruang laboratorium fisika yang tendernya dimenangkan oleh salah satu CV yang berdomisili di Kota Pekanbaru yang menelan anggaran sebesar lebih dari Rp.333.000.000,00 (tiga ratus tiga puluh tiga juta rupiah).

Dari hasil investigasi dilapangan bangunan yang di bangun:

1. Banyak lantai yang tidak dipasang keramik.
2. Hampir semua rungan plafonnya tidak dipasang.
3. Atap yang kita duga kuat tidak sesuai dengan spek karena sangat tipis.
4. Banyak dinding yang belum di pelaster.
5. Ruas kaki lima tidak dibangun
6. Parit disekeliling bangunan tidak dibuat.
7. Yang sudah dipasang palfon sudah banyak yang roboh.
8. Dinding mengalami keretakan.
9. Tabung wc yang tidak selesai sehinga berkemungkinan tidak bisa dipakai.
10. Pintu pintu yang sudah mulai regang dan rusak

Dapat disimpulkan banyak sekali kerusakan dalam proyek pembangunan sekolah SMAN 1 pantai raja ini, hal ini diduga dikarenakan karena pengurangan volume oleh kontraktor bersama Dinas Pendidiikan.

Pemuda lira provinsi riau telah menyurati Disdik provinsi Riau untuk meminta klarifikasi terkait proyek ini, tapi sampai hari ini belum ada jawaban dari disdik.

Sekjen Pemuda LIRA, SAHRUL Menyampaikan pada awak media Ini tidak bisa dibiarkan, hal ini perlu di laporkan hasil temuan tersebut, ke pihak penegak hukum. Seharunya bangunan yang bisa dimanfaakan oleh anak anak sekolah, tetapi dengan adanya pihak yang tidak bertanggungjawab maka bangunan ini tidak bisa dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

Wakil kepala sekolah pun menyampaikan kepada awak media, bahwa sampai saat ini belum ada serah terima dari dinas ke pihak sekolah, sehingga pihak sekolah tidak berani mengunakannya.(Red)