a 1024x498 1

Polda Jateng Petakan Wilayah Rawan Konflik dalam Pilkada 2020

News

a 1024x498 1

Buserbhayangkara.com, JATENG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mulai memetakan kabupaten dan kota yang memiliki potensi rawan konflik selama berlangsungnya Pilkada serentak.

Di Jawa Tengah ada 21 kabupaten/kota yang menggelar pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2020.

“Tahapan pemilihan kepala daerah [Pilkada] jalan terus. Saat ini kepolisian tengah menyusun pola pengamanan pelaksanaan pilkada,” jelas Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna didampingi Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, kepada wartawan saat bakti sosial “ Baru baru ini

Bakti sosial dalam rangka HUT ke-74 Bhayangkara tersebut dilaksanakan dengan membagikan paket sembako. Paket bantuan itu diberikan kepada pekerja kebersihan di depan Mapolres Grobogan. Serta sejumlah tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Polres Grobogan.

Dikatakan Iskandar, Polda telah menyusun pola pengamanan Pilkada 2020 masing-masing polres. Selain itu sudah mulai memetakan lokasi rawan konflik. Masing-masing daerah tentu ada titik rawannya.

Masing-masing polres yang di wilayahnya akan menyelenggarakan Pilkada 9 Desember 2020 saat ini sudah mulai memetakan di mana saja titik rawannya. Masing-masing polres melalui intelijennya bekerja sama dengan koramil setempat melakukan pemetaan,” ujar Kabid Humas Polda Jateng.

Jadi tujuan pemetaan tersebut, lanjut Iskandar, adalah untuk melihat lokasi mana yang aman dan lokasi yang rawan. Tujuannya untuk pola pengamanan selama pilkada mendatang.

“Polda Jateng nantinya menghimpun secara keseluruhan data-data dari Polres yang wilayahnya menyelenggarakan Pilkada 2020. Nanti kalau sudah semua, akan kami rilis ya,” kata Iskandar.

Namun yang jelas, tambah dia, Polda Jateng dan jajaran polres di bawahnya yang daerahnya menggelar pilkada pada Desember 2020 sudah mempersiapkan antisipasi. Terutama jika ada konflik sebelum, selama, dan sesudah pilkada.

 

# RED /DHMP#