IMG 20210107 WA0010

Bantuan UMKM Desa Pulosari Karawang, Diduga Disunat Rp 400 Ribu

Headline

IMG 20210107 WA0009

BUSERBHAYANGKARA.COM KARAWANG – Badai Pandemi covid-19 yang berlangsung cukup lama ini memang telah membuat banyak sektor usaha khususnya UMKM merasakan dampaknya. Bukan hanya harus gigit jari karena penurunan pendapatan, beberapa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada bahkan harus rela gulung tikar karena tidak bisa lagi menutup kerugian.

Niat baik  Pemerintah untuk membantu para pelaku usaha agar perekonomian tetap terus berjalan ternyata masih saja dimanfaatkan oknum nakal yang mementingkan diri sendiri dengan cara, melakukan pemotongan dan penyunatan. Sehingga upaya yang dilakukan pemerintah dalam memberikan bantuan langsung berupa Bantuan Presiden Produktif (Banpres) sebesar Rp. 2,4 juta masih belum sepenuhnya dapat dinikmati masyarakat

Seperti penelusuran Buserbhayangkara.com dilapangan pelaku usaha UMKM ternyata tidaklah menerima uang dengan jumlah yang telah ditetapkan yaitu 2,4  namun dalam pengambilan diduga ada oknum yang bermain dengan dalih bila tidak mau dipotong sebesar 400 ribu belum pasti kapan cairnya namun bila mau dipotong 400 ribu, besokpun bisa langsung cair kata oknum RT

“semuanya dua juta empat ratus cuma dipotong empat ratus ribu. kata Pak RT kalau mau dipotong empat ratus, besok keluar tapi kalau tidak mau dipotong empat ratus enggak keluar katanya bulan depan atau bulan depannya lagi” Ujar Darmo, saat di wawancara oleh wartawan Buserbhayangkara.com di depan halaman Kejaksaan Negeri Karawang, kamis (07/01/21).

Darmo yang merupakan warga Dusun Pulo Tengah, Desa Pulosari, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Darmo alias Damong pun menjelaskan, bukan hanya dirinya saya yang yang dimintai uang tapi masih banyak warga yang lain juga turut dipotong sebesar 400 ribu rupiah

“bukan saya doang yang dipotong tapi banyak yang dapat uang itu semuanya dipotong per orang empat ratus semua” jelasnya.

Damong mengaku mengambil uang di Bank BRI Wadas dan pada saat itu oknum RT yang sempat kerumahnya sudah ada di halaman Bank BRI untuk meminta uang sesuai yang ia sampaikan sebelumnya

“ngambilnya di Bank BRI Wadas, yang ngambilnya saya bersama istri saya. begitu saya keluar, pak RT sudah ada duluan di Bank”

Bahkan Oknum RT pun sehari sebelum pengambilan datang kerumah menjelaskan secara gamblang soal uang pemotongan tersebut karena bila tidak mau dipotong uang bantuan UMKM kata RT entah kapan cairnya.

“prosesnya cepat jam 7 malam pak RT datang untuk ngasih tau terus besok paginya cair”

Ternyata usut punya usut oknum RT pun menjelaskan soal uang yang ia minta dan ternyata uang tersebut untuk dibagikan pada oknum oknum tertentu “ Pungkasnya
(A.Ridwan )